Besarnya peluang pertanian sesuai dengan potensi daerah, Pemerintah Daerah terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lahan yang dimiliki secara optimal.
“Kita semua harus menciptakan semua kepala keluarga di Gayo Lues menjadi manajer di usahanya sendiri, bukan menjadi buruh di lahan orang lain,” Ujarnya.
Bupati juga meminta untuk memaksimalkan lahan pribadi seperti sawah, perkebunan serai, pinus, dan kakao untuk meningkatkan taraf hidup keluarga secara mandiri.
Pemda Dorong Penanaman Kopi dan Kakao
Bupati Gayo Lues terus mendorong masyarakat yang memiliki lahan tidur untuk melakukan penanaman kopi dan kakao. Pengembangan lahan kopi dan kakao masih mumpumi dilakukan karena masih luasnya lahan kosong atau tidur di Gayo Lues.
“Jika masyarakat memiliki lahan tidur yang selama ini tidak difungsikan, bisa dimasukkan ke dalam kelompok sehingga nantinya akan dapat bantuan pembibitan kopi, biaya tanam, pupuk dan lain sebagainya,” Ujarnya.
Penanaman kopi dan kakao diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara mandiri, sehingga kesejahteraan dan ekonomi masyarakat dapat meningkat.
Ketika 17 Agustus kemarin, Bupati juga memberikan penghargaan kepada pemuda inspiratif yang memiliki sekitar satu hektar lahan perkebunan kopi yang bisa menghasilkan sekitar Rp300 juta per tahun ketika masa panen tiba.
Karena hal tersebut, Bupati Gayo Lues meminta masyarakat untuk mendukung program-program yang sedang dijalankan pemerintah dan memanfaatkan lahan yang dimiliki demi masa depan yang mandiri dan sejahtera.(Ril/Rahman Ariga)
