![]() |
| Foto/dok-* Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tengah di Takengon. |
Metrogayo.com | Aceh Tengah — Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tengah, Maimun, S.T., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan sebelumnya mengenai dugaan ketidaksesuaian realisasi sejumlah belanja operasional di lingkungan Dinas Perikanan Aceh Tengah, Kamis (30/9/26).
Maimun menegaskan bahwa anggaran yang dipersoalkan tersebut telah direalisasikan sesuai dengan kebutuhan dinas. Menurutnya, sebagian anggaran digunakan untuk perbaikan kendaraan dinas serta pembenahan peralatan kelistrikan dan penerangan di sejumlah ruangan kantor.
Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai hak jawab atas pemberitaan sebelumnya yang memuat informasi mengenai dugaan ketidaksesuaian realisasi belanja peralatan kelistrikan, suku cadang, dan pemeliharaan kendaraan operasional.
Terkait pemeliharaan kendaraan, Maimun menjelaskan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki mobil dinas yang memang membutuhkan perbaikan.
“Saya membantah tudingan terkait anggaran tersebut. Anggaran sudah terealisasi untuk perbaikan mobil dinas, karena mobilnya memang perlu perbaikan, untuk tangki dan lain-lainnya,” ujar Maimun, saat di temui jurnalis metrogayo.com, Kamis (29/9/26).
Selain kendaraan dinas, Maimun juga menjelaskan penggunaan anggaran untuk kebutuhan kelistrikan dan penerangan kantor. Ia mengatakan, pembenahan dilakukan terhadap sejumlah ruangan yang menurutnya membutuhkan penerangan dan perbaikan.
“Peralatan listrik juga sudah direalisasikan. Beberapa ruangan memang saat saya pindah ke Dinas Perikanan, gelap. Kita benahi ruangan agar terang dan ada juga untuk perehapan kantor,” jelasnya.
Sebelumnya, pemberitaan mengenai dugaan ketidaksesuaian realisasi belanja tersebut mendapat respons dari Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) Sinar Harapan. Koordinator AMG Sinar Harapan mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melakukan evaluasi terhadap persoalan tersebut dan meminta adanya pemeriksaan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen anggaran dengan realisasi di lapangan.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Metrogayo.com juga telah meminta konfirmasi kepada Kepala Dinas Perikanan Aceh Tengah melalui pesan WhatsApp. Saat itu, Maimun memberikan jawaban singkat bahwa informasi mengenai dugaan tersebut tidak benar.
"Maaf, Ngak benar itu" ujar nya, pada Jum'at (25/9/26) lalu.
Dengan adanya keterangan terbaru ini, Maimun menjelaskan bahwa realisasi anggaran yang menjadi perhatian tersebut sudah digunakan untuk kebutuhan operasional dinas, termasuk pemeliharaan kendaraan dan pembenahan fasilitas kelistrikan kantor.
Sementara itu, dugaan mengenai ketidaksesuaian realisasi anggaran tetap merupakan hal yang perlu dibedakan dari fakta yang telah terverifikasi. Kesesuaian penggunaan anggaran dapat diketahui melalui dokumen pertanggungjawaban, bukti transaksi, dokumen pemeliharaan, serta pemeriksaan oleh pihak yang memiliki kewenangan.
Metrogayo.com memuat klarifikasi Maimun sebagai bagian dari upaya memberikan ruang yang berimbang kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan sebelumnya. Keterangan mengenai dugaan awal, desakan AMG Sinar Harapan, serta klarifikasi Kepala Dinas Perikanan disajikan sebagai informasi dari masing-masing pihak.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat kesimpulan dalam pemberitaan ini bahwa telah terjadi pelanggaran dalam pengelolaan anggaran. Penentuan mengenai kesesuaian realisasi anggaran dengan dokumen dan ketentuan yang berlaku merupakan kewenangan pihak yang melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.(Hidayatsabirun)
