![]() |
| Dok : Situasi pasca kebakaran pukul 15.58 . | Editor : Tim Redaksi. |
Metrogayo.com | Aceh Tenggara – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Batu Bulan I, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (7/7/2026) sore. Sedikitnya 13 unit rumah terdampak dalam peristiwa tersebut, dengan tujuh rumah mengalami kerusakan berat dan enam lainnya rusak ringan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.58 WIB itu mengakibatkan 13 kepala keluarga atau sebanyak 39 jiwa harus merasakan dampak dari musibah tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian ini.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi, membenarkan insiden kebakaran tersebut. Menurutnya, api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya yang sebagian besar merupakan bangunan berkonstruksi papan beratap seng serta semi permanen.
Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas di lapangan, kobaran api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga sebelum akhirnya merambat ke bangunan lain yang letaknya berdekatan. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Sejumlah saksi mata mengaku melihat kepulan asap muncul dari salah satu bangunan. Tak lama kemudian, api membesar sehingga warga yang mengetahui kejadian itu langsung berteriak meminta pertolongan dan berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas.
Proses pemadaman sempat terkendala karena material bangunan yang didominasi kayu membuat api cepat membesar. Selain itu, sebagian besar penghuni rumah diketahui sedang berada di luar desa untuk menghadiri acara pesta, sehingga rumah dalam keadaan kosong ketika kebakaran terjadi.
Petugas Pemadam Kebakaran Aceh Tenggara kemudian mengerahkan delapan unit armada ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman turut dibantu personel TNI, Polri, serta masyarakat sekitar yang bergotong royong mencegah api menjalar ke bangunan lain.
Setelah hampir satu jam berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran sekitar pukul 16.47 WIB. Meski demikian, belasan rumah telah mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda-beda.
Saat ini, BPBD Aceh Tenggara bersama instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap kerugian material yang dialami para korban. Sementara itu, aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada rumah-rumah yang masih menggunakan material mudah terbakar. Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan serta kerja sama seluruh pihak dalam menghadapi situasi darurat agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.(Hendraselian)
